Neraka



Neraka adalah tempat penyiksaan bagi mahluk Allah yang membangkang. Mereka adalah orang-orang yang membangkang terhadap syariat Allah dan mengingkari Rasulullah saw.

Kata neraka sering disebutkan dalam kitab suci Al-Qur’an dan jumlahnya sangat banyak sekali. Dalam bahasa Arab disebut naarالنار (ar)* (an-nār).

Siapapun orang yang dimasukkan ke dalam neraka, dia tidak akan keluar darinya. Pintu neraka berdiri kokoh dan tertutup rapat. Itulah pejara bagi orang-orang yang menganggap remeh berita tentang pengadilan akhirat.

Ada juga orang-orang yang terakhir kali masuk surga, setelah mereka di siksa sesuai dengan dosa-dosanya yang telah mereka perbuat.

Didalam Al-Qur’an disebutkan bahan bakar neraka adalah dari manusia dan batu (ada yang mengartikan berhala). Pintu gerbang Neraka di pimpin oleh Malaikat Malik, yang memiliki 19 malaikat penyiksa didalam Neraka, salah satunya yang disebut namanya dalam Al-Qur’an adalah Zabaniah.

Walaupun neraka sering digambarkan sebagai tempat penyiksaan yang teramat panas, tetapi ada hawa neraka menjadi teramat sangat dingin. Disebutkan di dalam Al-Qur’an:

“ Inilah (azab neraka), biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin. (Sad [38]:57) ”

Siksaan di dalam neraka yang paling ringan diberikan sandal api yang bisa membuat otak mereka mendidih. “Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksaannya ialah orang yang diberi sepasang sandal yang talinya terbuat dari api neraka, lalu mendidihlah otaknya karena panasnya yang laksana air panas mendidih di dalam periuk. Dia mengira tiada seorangpun yang menerima siksaan lebih dahsyat dari itu, padahal dialah orang yang mendapat siksaan paling ringan.” (HR. Bukhari-Muslim)

Nama-nama pintu neraka

Neraka tempat penyiksaan itu kemudian banyak disebut orang dengan nama Jahannam. Jahannam itu memiliki 7 pintu, setiap pintu (tingkat), telah ditetapkan untuk golongan tertentu dari para makhluk-Nya. Pintu (tingkat) neraka yang disebutkan didalam Al Qur’an adalah:

* Hawiyah

Neraka yang diperuntukkan atas orang-orang yang ringan timbangan amalnya, yaitu mereka yang selama hidup didunia mengerjakan kebaikan bercampur dengan keburukan. Orang muslim laki dan perempuan yang tidak tanduknya tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, seperti para wanita muslim yang tidak menggunakan jilbab, bagi para lelaki muslim yang sering memakai sutra dan emas, mencari rejeki dengan cara tidak halal, memakan riba dan sebagainya, Hawiyah adalah sebagai tempat tinggalnya. Surah Al-Qari’ah.

* Jahiim

Neraka sebagai tempat penyiksaan orang-orang musyrik atau orang yang menyekutukan Allah. Mereka akan disiksa oleh para sesembahan mereka. Dalam ajaran Islam syirik adalah sebagai salah satu dosa paling besar menurut Allah, karena syirik berarti menganggap bahwa ada makhluk yang lebih hebat dan berkuasa sehebat Allah dan bisa pula menganggap bahwa ada Tuhan selain Allah. Surah Asy-Syu’ara’ dan Surah As-Saffat.

* Saqar

Neraka untuk orang munafik, yaitu orang yang mendustakan perintah Allah dan rasul. Mereka mengetahui bahwa Allah sudah menentukan hukum Islam melalui lisan Muhammad, tetapi mereka meremehkan syariat Islam. Surah Al-Muddassir.

* Lazhaa

Neraka yang disediakan untuk orang yang suka mengumpulkan harta, serakah dan menghina orang miskin. Bagi mereka yang tidak mau bersedekah, membayar zakat, atau bahkan memasang muka masam apabila ada orang miskin datang meminta bantuan. Surah Al-Ma’arij.

* Huthamah

Neraka yang disediakan untuk orang yang gemar mengumpulkan harta berupa emas, perak atau platina, mereka yang serakah tidak mau mengeluarkan zakat harta dan menghina orang miskin. Di neraka ini harta yang mereka kumpulkan akan dibawa dan dibakar untuk diminumkan sebagai siksaan kepada manusia pengumpul harta. Surah Al-Humazah.

* Sa’iir

Neraka yang diisi oleh orang-orang kafir dan orang yang memakan harta anak yatim. Surah Al-Ahzab, Surah An-Nisa’, Surah Al-Fath dan Surah Luqman.

* Wail

Neraka yang disediakan untuk para pengusaha atau pedagang yang licik, dengan cara mengurangi berat timbangan, mencalokan barang dagangan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat. Barang dagangan mereka akan dibakar dan dimasukkan kedalam perut mereka sebagai azab dosa-dosa mereka. Surah Al-Tatfif dan Surah At-Tur.

Neraka dipegang (ditahan) oleh tujuh puluh ribu tali, dan setiap talinya di pegang oleh tujuh puluh ribu malaikat.

Penghuni neraka terbanyak

Disebutkan didalam salah satu hadist, bahwa penghuni neraka yang terbanyak adalah dari kalangan perempuan.
“ …orang-orang ahli neraka telah diperintahkan masuk neraka maka ketika saya berdiri di dekat pintu neraka tiba-tiba kudapatkan kebanyakan yang masuk ke dalamnya adalah orang-orang perempuan.[2] ”

Jenis hukuman dan siksaan di neraka

Di akhirat para penghuni neraka akan menjalani hukuman berupa siksa yang sangat pedih. Siksaan yang mereka derita dalam neraka itu bermacam-macam sekali, sebagaimana yang difirmankan Allah seperti berikut:

* “Dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka.” (At-Taubah [9]:35)

* “Ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, supaya mereka diseret, kedalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api.”(Al-Mu’min [40]:71-72)

* “Peganglah dia kemudian seretlah dia ketengah-tengah neraka. Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya seksaan (dari) air yang amat panas. Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia.” (Ad-Dukhan [44]:47-49)

* “Peganglah dia lalu belenggulah tangannya kelehernya. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.” (Al-Haqqah [69]:30-32)

* “Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian dari api neraka, disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala-kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada di dalam perut mereka dan juga kulit-kulit mereka. Dan cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, maka mereka dikembalikan kedalamnya, (serta dikatakan kepada mereka): “Rasailah azab yang membakar ini.” (Al-Hajj [22]:19-22)

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komen

Syurga serta ahlinya

Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Hurairah r.a. berkata: “Ya Rasullullah, dari apakah dibuat syurga itu?” Jawab Nabi Muhammad s.a.w.: “Dari air.” Kami bertanya: “Beritakan tentang bangunan syurga.” Jawab Nabi Muhammad s.a.w.: “Satu bata dari emas dan satu bata dari perak, dan lantainya kasturi yang semerbak harum, tanahnya dari za’faran, kerikilnya mutiara dan yakut, siapa yang masuk dalamnya senang tidak susah, kekal tidak mati, tidak lapuk pakaiannya, tidak berubah mukanya.”

Kemudian Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Tiga macam doa yang tidak akan tertolak: Imam (pemimpin, hakim) yang adil, dan orang puasa ketika berbuka dan orang yang teraniaya, maka doanya terangkat diatas awan, dilihat oleh Tuhan lalu berfirman: “Demi kemuliaan dan kesabaranKu, Aku akan bela padamu walau hanya menanti masanya.”

Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: ” Sesungguhnya didalam syurga ada pohon besar sehingga seorang yang berkenderaan dapat berjalan dibawah naungannya selama seratus tahun tidak putus naungannya, bacalah: Wa dhillin mamdud (Yang bermaksud) Dan naungan yang memanjang terus. Dan didalam syurga kesenangannya yang tidak pernah dilihat mata atau didengar oleh telinga, bahkan tidak pernah terlintas dalam hati (perasaan) manusia. Bacalah kamu: Fala ta’lamu nafsun maa ukh fia lahum min qurrati a’yunin jazza’an bima kanu ya’malun (Yang bermaksud) Maka tidak seorang pun yang mengetahui apa yang tersembunyi bagi mereka dari kesenangan yang memuaskan hari sebagai pembalasan apa yang telah mereka lakukan. Dan temapt pecut didalam syurga lebih baik dari dunia siisinya. Bacalah ayat: Faman zuhziha aninnari wa udkhillal jannata faqad faza (Yang bermaksud) Maka siapa dijauhkan dari api dan dimasukkan dalam syurga bererti telah untung.”

Ibn Abbas r.a. berkata: “Sesungguhnya didalam syurga ada bidadari yang dijadikan dari empat macam iaitu misik, ambar, kafur dan za’faran, sedang tanahnya dicampur dengan air hidup (hayawan), dan setelah dijadikan maka semua bidadari asyik kepadanya, andaikan ia berludah dalam laut tentu menjdai tawar airnya, tercantum dilehernya: Siapa yang ingin mendapat isteri seperti aku, maka hendaklah taat kepada Tuhanku.”

Mujahid berkata: “Bumi syurga dari perak, dan tanahnya dari misik, dan urat-urat pohonnya dari perak, sedang dahannya dari mutiara dan zabarjad, sedang daun dan buahnya dibawah itu, maka siapa yang makan sambil berdiri tidak sukar, dengan duduk juga tidak sukar, dan sambil berbaring juga tidak sukar, kemudian membaca ayat: Wa dzulillat quthufuha tadzlila. (Yang bermaksud) Dan dimudahkan buah-buahnya sehingga semudah-mudahnya. Sehingga dapat dicapai oleh orang yang berdiri maupun yang duduk dan berbaring.

Abu hurairah r.a. berkata: “Demi Allah yang menurunkan kitab pada Nabi Muhammad s.a.w. Sesungguhnya ahli syurga tiap saat bertambah elok cantiknya, sebagaimana dahulu didunia bertambah tua.”

Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Shuhaib r.a. berkata: “Nabi Muhammad s.a.w. bersabda yang bermaksud: “Apabila ahli syurga telah masuk kesyurga dan ahli neraka telah masuk keneraka, maka ada seruan: Hai ahli syurga, Allah akan menepati janji-Nya kepada kamu. Mereka berkata: “Apakah itu, tidakkah telah memberatkan timbangan amal kami dan memutihkan wajah kami dan memesukkan kami kedalam syurga dan menghindarkan kami dari neraka. Maka Allah membukakan bagi mereka hijab sehingga mereka dapat melihatNya, demi Allah yang jiwaku ada ditanganNya belum pernah mereka diberi sesuatu yang lebih senang daripada melihat zat Allah.”

Anas bin Malik r.a. berkata: “Jibril datang kepada Nabi Muhammad s.a.w. membawa cermin putih yang ditengahnya ada titik hitam, maka Nabi Muhammad s.a.w. bertanya kepada Jibril: “Apakah cermin yang putih ini?” Jawabnya: “Ini hari Jumaat dan titik hitam ini saat mustajab yang ada dihari Jumaat, telah dikurniakan untuk mu dan untuk ummat mu, sehingga ummat-ummat yang sebelumnya berada dibelakangmu, iaitu Yahudi dan Nashara (kristian) dan saat dihari Jumaat, jika seorang mukmin bertepatan berdoa untuk kebaikan pada saat itu pasti ia akan diterima oleh Allah, atau berlindung kepada Allah dari suatu bahaya, pasti akan dihindarkannya, dan hari Jumaat dikalangan kami (Malaikat) dinamakan Yaumal Mazid (hari tambahan).”

Nabi Muhammad s.a.w. bertanya lagi: “Apakah Yaumal Mazid itu?” Jawab Jibril: “Tuhan telah membuat lembah disyurga Jannatul Firdaus, disana ada anak bukitdari misik kasturi dan pada tiap-tiap hari Jumaat disana disediakan mimbar-minbar dari nur (cahaya) yang diduduki oleh para Nabi, dan ada mimbar-mimbar dari emas bertaburan permata yaqut dan zabarjada diduduki para siddiqin, suhada dan solihin, sedang orang-orang ahli ghurof (yang dibilik syurga) berada dibelakang mereka diatas bukit kecil itu berkumpul menghadap kepada Tuhan untuk memuja muji kepada Allah, lalu Allah berfirman: “Mintalah kepadaKu.” Maka semua minta (Kami mohon keridhaanMu) Jawab Allah:”Aku telah redho kepadamu, keridhoan sehingga kamu Aku tempatkan dirumahKu dan Aku muliakan kamu.” Kemudian Allah menampakkan kepada mereka sehingga mereka dapat melihat zatNya, maka tidak ada hari yang mereka suka sebagaimana hari Jumaat kerana mereka merasa bertambahnya kemuliaan dan kehormatan mereka.

Dalam lain riwayat: Allah menyuruh kepada Malaikat: “Berikan makan kepada para waliKu.”, maka dihidangkan berbagai makanan maka terasa pada tiap suap rasa yang lain dari semuanya, bahkan lebih lazat sehingga bila selesai makan, diperintahkan oleh Allah: “Berikan minum kepada hamba-hambaKu.” maka diberi minum yang dapat dirasakan kelazatannya pada tiap teguk dan ketika telah selesai maka Tuhan berfirman: “Akulah Tuhanmu telah menepati apa yang Aku janjikan kepadamu dan kini kamu boleh minta, nescaya Aku berikan permintaanmu.” Jawab mereka: “Kami minta ridhoMu. kami minta ridhoMu.” dua tiga kali. Dijawab oleh Allah: “Aku ridho kepadamu bahkan masih ada tambahan lagi daripadaKu, pada hari ini Aku muliakan kamu dengan penghormatan yang terbesar dari semua yang telah kamu terima.” Maka dibukakan hijab sehingga mereka dapat melihat dzat Allah yang Maha Mulia sekehendak Allah, maka segera mereka bersujud kepada Allah sekehendak Allah sehingga Allah menyuruh mereka: “Angkatlah kepalamu sebab kini bukan masa beribadat.” Maka disitu mereka lupa pada nikmat-nikmat yang sebelumnya dan terasa benar bahawa tidak ada nikmat lebih besar daripada melihat dzat Allah yang Maha Mulia. Kemudian mereka kembali maka semerbak bau harum dari bawah Arsy dari bukit kasturi yang putih dan ditaburkan diatas kepala mereka, diatas ubun-ubun kuda mereka, maka apabila mereka kembali kepada isteri-isterinya terlihat bertambah indah lebih dari semula ketika mereka meninggalkan mereka sehingga isteri-isteri mereka berkata: “Kamu kini lebih elok dari yang biasa.”

Abul-Laits berkata: “Terbuka hijab, bererti hijab yang menutupi mereka untuk melihat-Nya. Dan erti melihat kepadaNya iaitu melihat kebesaran yang belum pernah terlihat sebelumnya tetapi kebanyakkan ahli ilmu mengerikan: Melihat dzat Allah tanpa perumpamaan.”

Ikrimah berkata: “Ketangkasan ahli syurga bagaikan orang berumur 33 tahun lelaki dan perempuan sama-sa,a, sedang tingginya enam puluh hasta, setinggi nabi Adam a.s. muda-muda yang mesih bersih halus tidak berjanggut, bola matanya, memakaitujuh puluh macam perhiasan, yang berubah warnanya tiap-tiap jam, tujuh puluh macam warna, maka dapat melihat mukanya dimuka isterinya, demikian pula didadanya, dibetisnya, demikian pula isterinya dapat melihat wajahnya diwajah suaminya, didada dan dibetisnya, mereka tidak berludah dan tidak beringus, lebih-lebih yang lebih kotor, maka lebih jauh.”

Dalam lain riwayat: “Andaikan seorang wanita syurga menunjukkan tapak tangannya dari langit nescaya akan menerangi antara langit dan bumi.”

Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya Zaid bin Arqam r.a. berkata: “Seorang ahlil kitab datang kepada Nabi Muhammad s.a.w. dan bertanya: “Ya Abal-Qasim, apakah kau nyatakan bahawa orang syurga itu makan dan minum?” Jawab Nabi Muhammad s.a.w.: “Ya, demi Allah yang jiwa Muhammad ada ditanganNya, seorang ahli syurga diberi kekuatan seratus orang dalam makan, minum dan jima (bersetubuh).” Dia berkata: “Sedang orang yang makan, minum ia lazimnya berhajat, sedang syurga itu bersih tidak ada kekotoran? Jawab Nabi Muhammad s.a.w. : “Hajat seseorang itu berupa peluh yang berbau harum bagaikan kasturi.”

Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Mu’tah bin Sumai mengenai firman Allah s.w.t.: “Thuba lahum wa husnu ma ab.”

Thuba ialah pohon pokok disyurga yang dahannya dapat menaungi tiap rumah disyurga, didalamnya berbagai macam buah dan dihinggapi burung-burung besar sehingga bila seorang ingin burung dapat memanggilnya dan segera jatuh diatas meja makannya, dan dapat makan sayap yang sebelah berupa dinding dan yang lain berupa panggangan, kemudian bila telah selesai ia terbang kembali.”

Dari Al’amasy dari Abu Salih dari Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi Muhammad s.a.w. yang bermaksud: “Rombongan pertama akan masuk syurga dari ummatku bagaikan bulan purnama, kemudian yang berikutnya bagaikan bintang yang amat terang dilangit, kemudian sesudah itu menurut tingkatnya masing-masing, mereka tidak kencing dan buang air, tidak berludah dan tidak ingus, sisir rambut mereka dari emas dan ukup-ukup mereka dari kayu gahru yang harum dan peluh mereka kasturi dan bentuk mereka seperti seorang yang tingginya bagaikan Adam a.s. enam puluh hasta.”

Ibn Abbas r.a. berkata: “Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya ahli syurga itu muda semua, polos, halus, tidak ada rambut kecuali dikepala, alis dan idep (dikelopak mata), sedang janggut, kumis, ketiak dan kemaluan polos tidak ada rambut, tinggi mereka setinggi Nabi Adam a.s. enam puluh hasta, usianya bagaikan Nabi Isa a.s 33 tahun, putih rupanya, hijau pakaiannya, dihidangkan kepada mereka hidangan, maka datang burung dan berkata: “Hai waliyullah, saya telah minum dari sumber salsabil dan makan dari kebun syurga dan buah-buahan, rasanya sebelah badanku masakan dan yang sebelahnya gorengan, maka dimakan oleh orang itu sekuatnya.”

Dan tiap orang wali mendapat tujuh puluh perhiasan, tiap perhiasan berbeza warna dengan yang lain, sedang jari-jarinya ada sepuluh cincin, terukir pada yang pertama: Salam alaikum bima shobartum, dan yang kedua: Ud khuluha bisalamin aminin, yang ketiga : Tilkal janatullati urits tumu ha bima kuntum ta’malun, yang keempat: Rufi’at ankumul ahzana wal humum, yang kelima: Albasakum alhuli wal hulal, yang keenam Zawwa jakum ul hurul iin, yang ketujuh: Walakum fihamatasy tahihil anfusu wa taladzzul a’yun wa antum fiha khalidun, yang kelapan: Rafaq tumunnabiyina wassiddiqin, yang kesembilan: Shirtum syababa laa tahromun dan yang kesepuluh: Sakantum fi jiwari man laa yu’dzil jiran.”

Ertinya:

1. Salam alaikum bima shobartum Selamat sejahtera kamu kerana kesabaran kamu

2. Ud khuluha bisalamin aminin Masuklah kesyurga dengan selamat dan aman

3. Tilkal janatullati urits tumu ha bima kuntum ta’malun ulah syurga yang diwariskan kepadamu kerana amal perbuatanmu

4. Rufi’at ankumul ahzana wal humum Telah dihindarkan dari kamu semua risau dan dukacita

5. Albasakum alhuli wal hulal Kami berimu pakaian dan perhiasan

6. Zawwa jakum ul hurul iin Kami kahwinkan kamu dengan bidadari

7. Walakum fihamatasy tahihil anfusu wa taladzzul a’yun wa antum fiha khalidun Untuk mu dalam syurga segala keinginan dan menyenangkan pandangan matamu.

8. Rafaq tumunnabiyina wassiddiqin Kamu telah berkumpul dengan para Nabi dan Siddiqin

9. hirtum syababa laa tahromun Kamu menjadi muda dan tidak tua selamanya

10. Sakantum fi jiwari man laa yu’dzil jiran Kamu tinggal dengan tetangga yang tidak mengganggu tetangganya.

Abul-Laits berkata: “Siapa yang ingin mendapat kehormatan itu hendaklah menepati lima perkara ini iaitu:

1. Menahan dari maksiat kerana firman Allah s.w.t.: “Wa nahannafsa anil hawa fainnal jannat hiyal ma’wa yang bermaksud “Dan menahan nasfu dari maksiat maka syurga tempatnya.”

2. Rela dengan pemberian yang sederhana sebab tersebut dalam hadis: “Harga syurga itu ialah tidak rakus pada dunia.”

3. Rajin pada tiap taat dan semua amal kebaikan sebab kemungkinan amal itu yang menyebabkan pengampunan dan masuk syurga seperti firman Allah s.w.t. : “Itu syurga yang diwariskan kepadamu kerana amal perbuatanmu.”

4. Cinta pada orang-orang yang soleh dan bergaul dengan mereka sebab mereka diharapkan syafa’atnya sebagaimana dalam hadis: “Perbanyaklah kawan kerana tiap kawan itu ada syafa’atnya pada hari kiamat.”

5. Memperbanyakkan doa dan minta masuk syurga dan husnul khotimah.

Sebagaimana ahli hikmah berkata: “Condong kepada dunia setelah mengetahui pahala bererti satu kebodohan dan tidak bersungguh-sungguh beramal setelah mengetahui besarnya pahala bererti lemah malas dan di syurga ada masa istirehat tidak dapat dirasakan kecuali oleh orang yang tidak pernah istirehat didunia dan ada kepuasan yang tidak dapat dirasakan kecuali oleh orang yang meninggalkan berlebihan didunia, dan cukup dengan kesederhanaan yang ada didunia.

Ada seorang zahid makan sayur dan garam, lalu ditegur oleh orang: “Kamu cukup dengan itu tanpa roti?” Jawabnya: Saya jadikan makanan ini untuk syurga sedang kau jadikan untuk tandas, kau makan segala yang lazat dan akhirnya ke tandas, sedang saya makan sekadar untuk menguatkan taat, semoga saya sampai kesyurga.”

Ibrahim bin Adham ketika masuk ketempat permandian dilarang oleh penjaganya: “Jangan masuk kecuali jika membayar wangnya.” Maka ia menangis dan berdoa: “Ya Allah, seorang untuk masuk kerumah syaitan tidak diizinkan tanpa wang, maka bagaimana saya akan masuk ketempat para Nabi dan Siddiqin tanpa upah?”

Tersebut dalam wahya yang diturunkan pada sebahagian para Nabi itu: “hai Anak Adam, kau membeli neraka dengan harga mahal dan tidak mau membeli syurga dengan harga murah.” Ertinya: Adakalanya pengeluaran untuk maksiat itu banyak dan ringan, tetapi untuk sedekah kebaikan sedikit dan berat.”

Abu Hazim berkata: “Andaikata syurga itu tidak dapat dicapai kecuali dengan meninggalkan kesukaannya didunia, nescaya itu ringan dan sedikit untuk mendapat syurga, dan andaikan neraka itu tidak dapat dihindari kecuali dengan menanggung semua kesukaran-kesukaran dunia, niscaya itu ringan dan sedikit disamping keselamatan dineraka. Padahal kamu dapat masuk dan selamat dari neraka dengan sabar menderita satu peratus dari kesukaran.”

Yahya bin Mu’adz Arrazi berkata: “Meninggalkan dunia berat tetapi meninggalkan syurga lebih berat, sedang maharnya syurga ialah meninggalkan dunia.”

Anas bin Malik r.a berkata: “Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Siapa yang minta kepada Allah syurga sampai tiga kali, maka syurga berdoa: “Ya Allah, masukkan ia kesyurga” dan siapa berlindung kepada Allah dari neraka tiga kali maka neraka berdoa: “Ya Allah, hindarkan ia dari neraka.”

Semoga Allah s.w.t. menghindarkan kami dari neraka dan memasukkan kami kedalam syurga. Dan andaikan didalam syurga itu tidak ada apa-apa kecuali bertemu dengan kawan-kawan nescaya itu sudah enak dan baik, maka bagaimana padahal disyurga itu segala kehormatan dan kepuasan itu semua ada.

Anas bin Malik r.a. berkata: “Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Didalam syurga ada pasar tetapi tidak ada jual beli, hanya orang-orang berkumpul membicarakan keadaan ketika didunia, dan cara beribadat, bagaimana keadaan antara si fakir dengan si kaya, dan bagaimana keadaan sesudah mati dan lama binasa dalam kubur sehingga sampai kesyurga.”

Abul-laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata: “Manusia semua akan berdiri didekat neraka, kemudian mereka menyeberang diatas sirat (jambatan) diatas neraka, masing-masing menurut amal perbuatannya, ada yang menyeberang bagaikan kilat, ada yang bagaikan angin kencang, ada yang bagaikan kuda yang cepat larinya, dan seperti lari orang, dan ada yang bagaikan terbang burung, dan ada yang seperti unta yang cepat dan yang akhir berjalan diatas kedua ibu jari kakinya, kemudian tersungkur dalam neraka dan sirat itu licin, halus, tipis, tajam semacam pedang, berduri sedang dikanan kirinya Malaikat yang membawa bantolan untuk membantol (menyeret) orang-orang, maka ada yang selamat, ada yang luka-luka tetapi masih selamat dan ada yang langsung tersungkur kedalam api neraka, sedang para Malaikat itu sama-sama berdoa: “Robbi sallim saliim” (Ya Tuhan, selamatkan, selamatkan) dan ada orang yang berjalan sebagai orang yang terakhir masuk kesyurga, maka ia selamat dari sirat, terbuka baginya pintu syurga dan merasa tidak ada tempat baginya disyurga, sehingga dia berdoa: “Ya Tuhan, tempat saya disini.” Jawab Tuhan: “Kemungkinan jika Aku beri kamu tempat ini lalu minta yang lainnya.” Jawabnya: “Tidak, demi kemuliaanMu.” Maka ditempatkan disitu, kemudian diperlihatkan kepadanya tempat yang lebih baik, sehingga dia merasakan kerendahan tempat yang diberikan kepadanya, lalu ia berkata: “Ya Tuhan, tempatkan lah aku disitu.” Dijawab oleh Tuhan: “Kemungkinan jika Aku beri kamu tempat ini lalu minta yang lainnya.” Jawabnya: “Tidak, demi kemuliaanMu.” kemudian diperlihatkan kepadanya syurga yang lebih baik, sehingga ia merasa bahawa tempatnya masih rendah, tetapi ia diam tidak berani minta beberapa lama sehingga ditanya: “Apakah kau tidak minta?” Jawabnya: “Saya sudah minta sehingga merasa malu.” Maka firman Allah s.w.t.: “Untukmu sebesar dunia sepuluh kali, maka inilah yang terendah tempat disyurga.”

Abdullah bin Mas’ud berkata: “Nabi Muhammad s.a.w. jika menceritakan ini maka tertawa sehingga terlihat gigi gerahamnya.”

Dalam hadis: “Diantara wanita-wanita didunia ini ada yang kecantikannya melebihi dari bidadari kerana amal perbuatannya ketika didunia.”

Firman Allah s.w.t.: “Inna ansya’nahunna insya’a, fija’alnahunna abkara uruban atraba li ash habil yamin.” yang bermaksud: “Kami cipta mereka baru dan Kami jadikan mereka tetap gadis yang sangat kasih dan cinta, juga tetap sebaya umurnya, untuk orang-orang ahlil yamin.”

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komen

Ajaran sesat didorongi benda dan nafsu seks

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komen

Gerakan strategik membasmi ajaran sesat

Gerakan strategik membasmi ajaran sesat

Oleh MOHD. SHAUKI ABD MAJID

BERDASARKAN realiti sejarah masa lalu, jelas ajaran sesat boleh membawa kepada perpecahan dalam masyarakat. Ajaran sesat tidak sahaja melakukan penyelewengan terhadap Islam dan menyesatkan para pengikutnya, malah bukti-bukti sejarah menunjukkan ia boleh menimbulkan ketegangan dan peperangan.

Selepas wafatnya Nabi Muhammad SAW dan sewaktu zaman Khalifah Ar-Rashidin, terjadi peperangan menentang ajaran sesat.

Terdapat pelbagai bentuk ajaran sesat, tidak sahaja yang sesat dan menyesatkan pembawa mahupun pengikutnya tetapi ikut sama menyeret kepada hal-hal yang berkaitan dengan politik sehingga boleh menimbulkan kekeliruan dan permusuhan yang tidak akan menguntungkan sesiapapun sama ada individu, kumpulan mahupun masyarakat dan negara.

Menyedari bahawa ajaran sesat, pengamal mahupun pengikutnya boleh mengancam keamanan masyarakat, maka tindakan tegas pihak berwajib dan pihak yang bertanggungjawab dalam menjaga kesucian Islam perlu dilakukan berterusan agar agama Islam tidak tercemar oleh anasir-anasir dan makhluk perosak itu. Justeru, tindakan tegas ke atas pembawa, pengamal dan para pengikutnya sebagaimana kes terbaru yang terjadi pada guru dan pengikut ajaran Abdul Rejab Ahmad di Putrajaya kelmarin adalah dialu-alukan.

Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (Jakim) sebagai agensi pusat yang menyelaras semua perkara yang berkaitan dengan agama Islam haruslah meningkatkan lagi usaha membanteras gejala ajaran sesat ini, selain pihak berkuasa agama negeri menguatkuasakan undang-undang yang lebih tegas tanpa kompromi dengan golongan tersebut.

Di Malaysia sahaja untuk mengenali ciri-ciri ajaran sesat, ia boleh dilihat pada beberapa aspek, antaranya golongan itu memansuhkan syariat Islam dan mengadakan syariat baru, dapat meramalkan bila berlaku kiamat, menerima risalah Islam terus dari Rasulullah, zikir dalam gelap bercampur gaul lelaki dan perempuan, meninggalkan sembahyang Jumaat kerana mengamalkan suluk, penyerahan rohani dan jasmani kepada guru melalui nikah batin, menghalalkan nikah adik-beradik, semua manusia boleh melihat Allah di dunia ini, nikah menurut syariat hanyalah mengikut adat, sebab itu dikehendaki dinikahkan sekali lagi dengan nikah batin, murid-murid tidak boleh mengahwini wanita-wanita yang diminati oleh gurunya dan bagi mereka, Islam itu ada zahir dan batin iaitu zahir itu kulit dan batin itu isi. Apabila dapat isi, maka kulit tidak berguna lagi.

Dan yang paling dibimbangi kebanyakan ajaran sesat di Malaysia menggunakan seks sebagai tarikan kepada ajaran mereka dan kebanyakan yang menjadi mangsa mereka ialah wanita. Wanita Islam yang sering tertipu oleh perangkap guru ajaran sesat ini adalah daripada kalangan mereka yang jahil dan tiada pengetahuan asas agama. Dan tidak dinafikan juga, ada di kalangan mereka yang berpengetahuan agama turut terpengaruh dan terlibat.

Tujuan sebenar kumpulan ajaran sesat itu adalah untuk menghancur dan merosakkan ajaran Islam yang suci. Untuk mencapai matlamat tersebut, mereka sanggup melakukan apa sahaja bagi mempengaruhi masyarakat Islam yang tidak mempunyai pegangan akidah yang kukuh.

Mereka memperkenalkan ajaran baru yang sama sekali bertentangan dengan ajaran Islam yang sebenar. Dengan cara ini, mereka dapat melemahkan dan merosakkan pegangan umat Islam terhadap akidah Islamiah.

Kelambatan bertindak ke atas kumpulan-kumpulan ajaran sesat akan mengakibatkan tercetusnya pelbagai angkara yang mungkin tidak terjangkau pada pemikiran kita. Demikian juga bentuk hukuman dan denda sedia ada yang dikategorikan sebagai amat rendah serta tidak setimpal dengan kesalahan, jelas menunjukkan bahawa usaha menangani ancaman ajaran sesat kurang berkesan dan tidak dilakukan secara bersungguh-sungguh.

Oleh yang demikian, satu metadologi yang merangkumi aspek pendidikan seperti menyebarkan risalah atau maklumat umum mengenai cara mengenal pasti sesuatu ajaran sesat perlu dilakukan.

Pendidikan formal atau tidak formal boleh dimanipulasi sebagai medium penyebaran maklumat yang berkesan termasuk penggunaan media cetak dan elektronik.

Kaedah atau jalan penyelesaian umat adalah dengan meluruskan akidah dan kembali kepada akidah Salafush-shalih, menjadikan al-Quran dan al-Sunnah sebagai sumber hukum, ikhlas kepada Allah dan menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan, menuntut ilmu syariat serta berusaha memahami agama dan mencari kebenaran mengikut dalil yang benar.

Usaha juga harus ditekankan ke arah memberi penerangan secara jelas kepada masyarakat umum mengenai akidah Ahli Sunnah Wal Jamaah.

Sikap tidak bertolak ansur dalam penghayatan akidah yang sahih merupakan suatu ketegasan tidak sahaja dalam mempertahankan kesucian akidah dan agama Islam itu sendiri, tetapi yang sama pentingnya adalah mempertahankan kewibawaan institusi Islam.

Akidah yang sahih adalah mereka yang beriman kepada Allah, para malaikat dan rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, hari akhirat serta qada dan qadar. Akidah yang benar dapat menjadi landasan dan pendorong bagi umat Islam dalam melaksanakan amal soleh dan diwar-warkan dalam pelbagai media cetak mahupun elektronik secara meluas.

Satu kempen yang menyeluruh dan gerakan yang strategik haruslah dilaksanakan dengan menggunakan pelbagai wadah yang ada seperti misalnya di masjid-masjid. Hal ini perlu dilakukan segera tetapi bukan ad hoc kerana mereka yang terlibat dengan ajaran salah ini secara relatif bukan daripada orang biasa. Kebanyakan mereka mempunyai pengetahuan dan berkedudukan tinggi dalam masyarakat.

PENULIS ialah Pengurus Penyelidikan Yayasan Dakwah Islamiah Malaysia (Yadim)

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komen

Ajaran sesat Kahar Ahmad



Ketua ajaran sesat “Rasul Melayu”, Abdul Kahar Ahmad pada hari ini meminta para pengikutnya yang terpengaruh dengan ajarannya supaya insaf dan bertaubat serta melupakan ajarannya itu secara mutlak.

Abdul Kahar sebelum itu telah mengaku salah ke atas lima pertuduhan pindaan di bawah Enakmen Jenayah Syariah Negeri Selangor 1995 pada 24 Sept lepas. Kesemua pertuduhan mengikut Seksyen 8 (a), 7 (1), 12 (c), 10 (b) dan 13 (1) enakmen itu memperuntukkan hukuman denda RM21,000 dan penjara maksimum 13 tahun serta sebatan.

Antara pertuduhan itu ialah Abdul Kahar telah mengisytiharkan dirinya sebagai Rasul orang Melayu sedangkan pengisytiharan itu adalah palsu serta bertentangan dengan ajaran Islam.

Dalam kenyataan bertulis beliau, Abdul Kahar mengakui kesalahannya dan insaf serta telah bertaubat dan berharap taubatnya itu diterima Allah. Beliau juga memohon maaf kepada semua orang Islam, pihak-pihak berkuasa terutama Jabatan Agama Islam Selangor, pihak polis dan pihak penjara di atas kesilapan yang dilakukannya.

Apa yang saya ingin nyatakan disini adalah permohonan peguam beliau, Zulkifli Che Long yang memohon hukuman ringan bagi anak guamnya itu di hadapan Hakim Syarie Abu Zaky Mohammad. Peguam itu meminta anak guamnya dikecualikan daripada hukuman penjara dan sebat kerana Abdul Kahar kini berumur 59 tahun dan mempunyai masalah kesihatan iaitu asma dan lemah jantung.

Beliau merujuk Seksyen 97 dan Seksyen 129, Enakmen Tatacara Jenayah Syariah (Selangor) 2003 yang menyebut bahawa kesihatan pesalah sebagai salah satu daripada perkara yang harus dipertimbangkan oleh Mahkamah apabila memutuskan sama ada melepaskan pesalah atas bon kelakuan baik. Peguam ini turut berhujah bahawa mengikut Seksyen 289 Kanun Prosedur Jenayah, hukuman sebat tidak boleh dikenakan kepada orang yang tidak siuman, wanita dan lelaki berusia lebih 50 tahun kecuali di dalam kes rogol. Hujah lain yang meminta Rasul Kahar ini dikenakan hukuman ringan ialah kesalahan ajaran sesat Kahar adalah kesalahan kali pertama dan pengakuan bersalahnya patut diambil kira oleh mahkamah dalam menjatuhkan hukuman kerana ia menjimatkan masa dan kos mahkamah serta saksi-saksi. Malahan peguam itu turut berhujah bahawa kesalahan yang dilakukan oleh Kahar bukanlah melibatkan seluruh masyarakat tetapi sebahagian sahaja, iaitu sekitar 100 orang yang jadi pengikutnya atau nisbah 0.000005 peratus iaitu 100 orang berbanding 21 juta rakyat Malaysia.

Saya melihat walaupun boleh diringankan hukuman kepada Rasul Kahar ini, tetapi ia adalah tak relevan dan menzalimi hak umat islam di Malaysia ini. Kerana tindak-tanduk kesesatannya telah menyebabkan ramai Umat Islam difitnah dan agama islam itu dihina yang dikatakan orang bukan islam sebagai mempunyai ajaran sesat. Adakah kita rakyat Malaysia pernah mendengar ada ajaran sesat hindu mahupun budha? Tidak bukan. Jadi orang-orang seperti Rasul Kahar, dan juga rakan sekapal, Ayah Pin perlu dikenakan tindakan yang tegas. Tidaklah kira tua atau kesalahan pertama, kerana perbuatan jenayah rasul melayu ini telah memburukkan imej islam itu sendiri.

Dan pada masa yang sama bagi menyedarkan individu-individu islam di Malaysia agar tidak terlibat dan perkara sama. Sememangnya hukuman bagi murtad adalah hukuman bunuh sepertimana yang terdapat beberapa hadis yang didatangkan dari beberapa orang sahabat utama seperti Saidina Uthman Affan ra, Saidina Ali kw, ‘Aisyah, Ibn Abbas, Ibn Mas’ud, Abu Musa as-Sya’ary, Muadz bin Jabal, Anas Bin Malik, Abu Hurairah radhiyallahuanhum ajma’in. Antara hadis yang kuat dan popular berkenaan dengan hukuman Murtad ini ialah:

1. Dari Ibnu Abbas ra : Sesiapa yang menukar agamanya (Islam) maka hendaklah kamu membunuhnya” ( Riwayat Bukhari 2/280; Abu Daud (4351); Tirmizi 145 ; Nasaie, 7/104 dan Ahmad ,1/282)

2. Mafhumnya : …Inilah wahai Rasul seorang lelaki yang dahulunya Yahudi kemudian telah Islam dan kemudian telah kembali kafir (murtad) kepada agamanya yang buruk, Bersabda Nabi : Aku tidak akan duduk sehingga dibunuh, menurut hukuman Allah dan Rasulnya, Maka Muadz (mempersilakan Nabi utk duduk) berkata : Silakan duduk..Sabda Nabi : Aku tidak akan duduk sehinggalah ia dibunuh, hukuman Allah dan Rasulnya sebanyak 3 kali, maka diarahkannya untuk membunuh lelaki murtad tadi, lalu dibunuh…( Riwayat Bukhari bab hukuman murtad ( no 6923) ; Muslim ( no 4695) dan Abu Daud dalam kitab aqdhiyah dan Hudud(no. 4354); Riwayat An-Nasaie, Jld 7/104, dan lihat juga Tuhfatul Asyraf. Juga diriwayatkan oleh Imam Syafie Jld 2/280)

3. Dari Ikrimah ,Ia berkata: “Ali R.A pernah membawa beberapa orang yagn murtad,lalu semuanya dibakar.Maka setelah berita itu sampai ke Ibnu Abas ia berkata : “Kalau aku tidak akan membakarnya,kerana RasulALLAH pernah melarang iaitu bersabda : “janganlah kamu menyeksa seseorang seperti siksaan Allah”.Tetapi aku akan membunuhnya,kerana Rasul pernah bersabda “barangsiapa menukar agamanya (dari Islam ke agama lain) maka bunuhlah dia” .(HR Jamaah kecuali Muslim,dalam kitab Nailul Authar imam Syaukani)

4. Riwayat dari Muadz dan dianggap hasan oleh Hafiz Ibnu Hajar bahawa Nabi Muhamad SAW ketika mengutus Muadz ke Yaman beliau berpesan: “Setiap lelaki yang bertindak Murtad maka panggillah dia,bila ia menolak untuk kembali lagi kedalam Islam maka penggallah lehernya!begitulah pula setiap perempuan yang bertindak murtad maka panggillah dia,bila ia menolak untuk kembali ke dalam Islam maka penggallah lehernya”(Feqh Sunnah m/s 167 bab riddah)

5. Muadz Bin Jabal dan Abu Musa As-Sya’ari juga pernah melaksanakan hukuman bunuh di Yaman, terhadap seorang Yahudi yang Islam kemudian kafir kembali. Berkata Muadz setelah itu (Hukuman Allah Dan Rasulnya) – (Hadith riwayat Bukhari dan Muslim dan Ahmad; Sila lihat Nailul Authar bab hukuman tentang Murtad m/s 2695)

Justeru itu, saya melihat akan keseriusan gejala murtad yang memberi kesan kepada tercetusnya memerangi Islam dan mengajak orang Islam kepada kekufuran dan mereka ini dihukum bunuh. Tetapi, Islam itu adalah agama yang toleransi dan kasih saying. Tidaklah pelaku murtad itu terus dibunuh setelah sabit kesalahannya,tapi Islam menganjurkan mereka-mereka ini bertaubat dan tanggungjawab pihak berwajib memberi nasihat dan penerangan kepada perlaku-perlaku ini.

Menurut sebahagian Ulama kesempatan yang diberikan kepada orang yang murtad untuk menghilangkan keraguannya dan kembali ke dalam Islam adalah selama 3 hari.Akan tetapi ada sebahagian ulama lain ada yang tidak sependapat dengan pendapat tadi.Sebahagian ulama mengatakan bahawa orang yang murtad hanya diberi penjelasan dan pandangan secara berulang-berulang sehingga dapat diperkirakan dengan mantap,apakah ia tetap murtad atau kembali kepada Islam.Bila ia tetap murtad maka ia dijatuhi hukuman Bunuh.(sila lihat feqh sunnah m/s 169)

Pendapat ulama yang mengatakan bahawa 3 hari ialah kerana mereka bersandar kepada Qaulu Sahabi iaitu saidina Umar Al-khatab “Dan dari Muhammad Bin Abdullah bin Abdullah al-Qari dia berkata : “ ada seorang laki-laki dari tawanan Abu Musa,lalu Umar betanya kepada Abu Musa tentang (pendapat) orang banyak (sahabat lain),kemudian Abu Musa memberitahukannya.Kemudian Umar betanya lagi “ ada apa berita baru?Abu Musa menjawab “Ya ada iaitu berita seorang lelaki yang kufur setelah masuk islam,Umar betanya “Lalu apa yang kamu perbuat terhadap dia?Abu Musa menjawab “Kutarik dua kupukul lehernya,Umar berkata “mengapa engkau tidak tahan saha dia selama tiga hari dan kamu memberi makan setiap hari dengan sepotong roti,lalu kamu suruh dia supaya taubat,barangkali dia mahu taubat dan mahu menarik kemabali urusan Allah itu.Demi Allah sesungguhnya aku tidak akan hadir dan tidak rela,” kerana begitulah yang telah sampai kepadaku. (HR Syafie sila lihat Nailul Authar m/s 2696 juga sila lihat dalam feqh sunnah m/s 169)

Manakala bagi ulama yang berpegang pada pendapat kedua ialah mereka berpegang pada tindakan Muadz .Ketika Muadz datang ke Yaman dan bertemu dengan Abu Musa Al-Asyari.Disebelah Abu Musa ada seorang lelaki yang terikat.Muadz bertanya “ada apa ini?” Jawab Abu Musa “ lelaki ini asal yahudi lalu ia masuk Islam dan kembali kepada Agama Asalnya iaitu Yahudi. Lelaki yahudi tersebut telah dinasihati untuk bertaubat selama 20 malam atau hamper 20 malam sebelum Muadz datang. Kemudian Kata Muadz “aku tidak mahu duduk selagi ia tidak dibunuh”Bunuh itu adalah keputusan RasulALLAH!Muadz mengulangnya sebanyak 3 kali maka dibunuh lelaki tersebut. (sila lihat feqh sunnah m/s 170)

Walaubagaimanapun, Ulama’ ittifaq (sepakat) bahawa jenayah riddah akan gugur (hukumannya) sekiranya si Murtad bertaubat (bagi mereka yang tidak muharabah). Ini adalah kerana maksud istitab adalah mengembalikannya kepada Islam. (al-Mabsut As-Sarakahsi; Fathul Qadir Ibn Humam ;Bidayatul Mujtahid Ibn Rusd ; Al-Mughni al-muhtaj Khatib Syarbini; al-Mughni Ibn Quddamah). Jadi ikut pendapat ulama’ kini, jenayah murtad hanyalah cukup sekadar bertaubat semata-mata. Bagi saya. Hukuman keras perlu dikenakan kepada Kahar ini. Dia dan pengikutnya telah mendatangkan persepsi jahat terhadap agama islam. Justeru itu, tindakan peguam merayu meringankan hukuman rasul melayu ini jelas membelakangkan prinsip pencegahan dan menyebabkan para murtad di luar sana untuk ‘cuba-cuba’ melakukan amal kesesatan. Walauapapun, mencegah adalah lebih baik daripada mengubati.

Posted in Uncategorized | 7 Komen

Ajaran sesat bomoh palsu



Bomoh yang menggunakan status ‘ustaz’ itu mendakwa boleh menyerap racun dalam badan pesakit dengan hanya menggunakan telur dan rawatan cas elektrik.

Ternyata, telur yang digunakan oleh bomoh tersebut sebenarnya sudah menjalani beberapa kaedah saintifik yang mengubah isi kandungannya.

Manakala peralatan yang digunakan untuk rawatan cas elektrik telah diubahsuai.

Selain penipuan sedemikian, sudah berapa kali juga kita membaca di dada akhbar tentang kes bomoh yang didakwa mencabul atau merogol pesakitnya?

Terbaru, gara-gara ingin membuang sial, seramai 19 orang menjadi mangsa penipuan bomoh palsu yang melibatkan kerugian mencecah RM480,000.

Namun begitu, masih ramai yang terus mencari bomoh. Ibaratnya, masyarakat Asia dan bomoh tidak boleh dipisahkan. Mencari orang atau barang yang hilang? Ingin menjadi cantik dan disukai? Menghidap penyakit terutama penyakit misteri? Pendek kata, tidak ada masalah yang tidak boleh diselesaikan bomoh.

Sehubungan itu, masih ramai yang menggunakan khidmat mereka meskipun pelbagai cerita negatif mengenai bomoh telah didedahkan.

Seolah-olah cerita mengenai sesetengah bomoh yang bertindak liar sehingga melanggar batas kemanusiaan dan kesopanan itu tidak meninggalkan sebarang rasa cuak.

Sebati

Zura Basri, 26, berkata, ibunya mempercayai bomoh kerana sejak kecil lagi dia dibesarkan dengan kepercayaan sebegitu.

“Zaman dulu bukan senang nak jumpa doktor. Sakit demam jumpa bomoh. Anak degil tidak mahu mendengar kata pun jumpa bomoh minta ditawarkan. Lambat bernikah, mandi bunga untuk membuang sial pun guna bomoh.

“Malah pernah juga ibu beri saya rantai tali hitam yang loketnya berbalut kain kuning untuk keselamatan diri. Sebab ingin tahu, saya buka gulungan kain itu dan mendapati ada ayat-ayat al-Quran di dalamnya,” katanya.

Tambahnya, kepercayaan itu telah sebati dalam masyarakat kerana telah diamalkan sepanjang generasi.

“Sekarang, bila kehidupan semakin moden, jumlah bomoh semakin berkurangan dan kebergantungan terhadap bomoh turut menjadi kurang. Tetapi, kami adik-beradik faham, ibu lakukan semuanya untuk kebaikan kami,” tegasnya.

Bukan kuno

Seorang bomoh yang hanya ingin dikenali sebagai Zul, lewat 30-an berkata, kebanyakan yang datang meminta bantuannya terdiri daripada mereka yang berpendidikan tinggi dan ada yang membesar di luar negara dengan mentaliti moden.

Malah Zul sendiri bertugas sebagai eksekutif kanan dengan syarikat swasta di ibu kota dan menyedari kemampuannya kira-kira 10 tahun lalu.

“Tanggapan bahawa hanya orang tua atau kolot sahaja yang meyakini kemampuan bomoh adalah salah, sebab semua manusia tak kira latar belakang mempunyai keinginan,” katanya.

Zul keberatan mengulas mengenai bagaimana beliau mendapat ilmu mengubati penyakit.

Katanya, dia hanya mengubat mereka yang benar-benar tiada pilihan lain lagi.

“Sesiapa sahaja boleh mengaku yang mereka mampu mengubati penyakit atau mempunyai kebolehan istimewa, terutama yang pandai bermuslihat.

“Tetapi dalam masa yang sama, ada juga yang benar-benar memiliki kebolehan merawat dan mengubat orang sakit,” ujarnya.

Tambahnya, bagi mereka yang benar-benar berkebolehan, perkataan bomoh seakan membawa konotasi yang agak negatif dan kerana itulah, ramai yang lebih senang digelar pengamal perubatan tradisional atau alternatif.

“Masyarakat jangan percaya membabi buta. Kalau kurang ilmu memang senang ditipu. Jangan tamak. Saya akui ramai yang terlalu meletakkan kepercayaan kepada bomoh kerana terdesak atau terlalu menginginkan sesuatu,” katanya.

Bagi Farina Jamal, 27, cukuplah sekali pengalamannya berdepan dengan pelbagai jenis bomoh dan pawang yang mendakwa boleh melakukan segala macam perkara.

Katanya, secara peribadi beliau tidak mempercayai bomoh. Baginya, ramai yang mempercayai bomoh kerana bomoh memberitahu apa yang mereka mahu dengar.

Selain itu, tumpuan dialihkan kepada bomoh yang dijadikan sebagai sandaran apabila sains tidak dapat menjelaskan sesuatu perkara.

Tambahnya, lebih ’senang’ untuk mempercayai yang kita disampuk hantu daripada menghidap barah otak.

“Ketika bapa meninggal beberapa tahun lalu, adik saya sakit teruk tanpa diketahui penyebabnya. Sakit yang aneh-aneh, kadang-kadang sehingga histeria.

“Jadi, saudara-mara mengusung dia ke sana dan ke sini untuk berjumpa bomoh. Sampai bomoh dari luar negara pun ditemui. Beribu-ribu ringgit habis begitu sahaja tetapi adik saya tak juga pulih,” katanya.

Sebagai usaha terakhir, keluarga Farina membawa adiknya berjumpa pakar psikiatrik.

Di situ, Farina dan keluarga difahamkan kerana adiknya masih kecil dan tidak tahu bagaimana untuk melepaskan tekanan. Maka tekanan emosi dilepaskan melalui kesakitan fizikal. Selepas beberapa sesi, adiknya pulih dan kembali seperti sediakala.

“Memang tidak dinafikan kewujudan syaitan dan perkara-perkara mistik, tetapi bagi saya, penyakit seperti banyak perkara lain adalah mind over matters (kekuatan fikiran),” katanya.

Terdesak

Pensyarah di Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan, Universiti Kebangsaan Malaysia, Mohd Helmi Abd Rahim, berkata, seperti ketua kultus (cult leader), bomoh selalunya ada kelebihan untuk meyakinkan dan memujuk.

Lazimnya, bomoh dikenali melalui testimonial dari mulut ke mulut dan memiliki kepakaran khas seperti mengubati penyakit misteri, mencari barang, ilmu penunduk, melariskan perniagaan dan sebagainya.

“Kadangkala, dengan keizinan Tuhan, ia menjadi. Kadang-kadang sesuatu perkara memang telah nyata, tetapi kerana taksub, seseorang itu percaya atau yakin ia adalah dengan bantuan bomoh,” katanya.

Bomoh palsu mudah menipu kerana ‘pengetahuan khas’ yang dimiliki membuatkan mereka mempunyai autoriti ke atas pesakit yang takut melanggar pantang.

“Orang yang terdesak akan jumpa sesiapa sahaja yang boleh menjanjikan sesuatu yang mereka perlukan,” katanya.

Sama ada berkesan atau tidak rawatan bomoh itu sebenarnya bergantung kepada individu untuk mempercayai. Tetapi janganlah terlalu taksub sehingga membelakangkan agama dan kewarasan yang akhirnya kita sendiri yang menggigit jari. – Bernama

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komen

Ajaran sesat Ayah Pin



Ajaran Ayah Pin adalah sesat,menyeleweng dan membawa kepada rosaknya akidah.
Kerana itu hendaklah orang ramai menghindarkan diri dari terbabit dengannya.

Fatwa:
Oleh yang demikian,untuk menjalankan kuasa-kuasa yang diberi
di bawah Seksyen 25 Enakmen Pentadbiran Hal Ehwal Agama Islam 1986, Jawatankuasa Fatwa Majlis Agama Islam dan Adat Melayu Terengganu dengan ini membuat dan mengeluarkan Fatwa berikut:

1. Bahawasanya ajaran dan pegangan Ayah Pin adalah
palsu,sesat,menyeleweng dan boleh membawa ancaman kepada
ketenteraman orang awam serta merosakkan akidah.

2. Oleh yang demikian orang ramai di negeri ini hendaklah
menghindar diri daripada terlibat dengan pegangan dan ajaran
Ayah Pin tersebut.

Tarkih Pewartaan: 4 Disember 1997

Keterangan :
Antaranya :

1. Beliau mengaku tidak belajar agama,

2. Beliau berpegang kepada ajaran yang salah serta bertentangan dengan Syara’,

3. Beliau pernah menyatakan bahawa ” Tidak ada orang lain selain saya dan Nabi Muhammad saw yang berguru dengan Jibril”. Dakwaan ini salah dan palsu serta bertentangan dengan ajaran Islam dan menghina Syara’.

4. Beliau mengaku mengajar. Ajaran serta pengangannya adalah sesat dan bertentangan dengan hukum Syara’.

5. Mesti jumpa Allah dan Rasul dahulu baru boleh percaya.

6. Nabi Muhammad mencantumkan kitab Zabur,Taurat dan Injil dan menjadikan Al-Quran.

7. Bongkar Quran dahulu baru boleh percaya kepada Malaikat dan sifat dua puluh.

8. Setiap kali Sembahyang hendaklah beriktikad bahawa Ayah Pin berada di hadapan.

9. Quran perlu dibakar dan abunya dilumur pada tubuh Ayah Pin.

10.Mendakwa beliau telah melalui semua agama-agama barulah jadi Islam dan menerima syahadah secara langsung dengan Tuhan.

11.Beliau mendakwa, di atas muka bumi ini tiada orang lain yang memimpin manusia melainkan Ayah Pin seorang.

12.Nyawa manusia yang ada di atas muka bumi adalah duduk ditangannya kerana dia memegang segal kunci-kunci akhirat.

13.Kalau bersyair memuji-muji di atas nama Ayah Pin adalah lebih afdhal daripada berzikir dan bersembahyang.

14.Semasa mengucap dua kalimah syahadah hendaklah beriktikad dalam hati kepada Ayah Pin.

15.Jika ada ahli yang akan mati, Ayah Pin akan pergi dahului untuk menentukan bagi simati syurga atau neraka.

16.Setiap kali berhimpun di Gua Bayu, Gua Musang, Kelantan. Sebiji Quran akan dibakar dan abunya akan dilumur pada tubuh Ayah Pin.

17.Percaya sesuatu mesti lihat dahulu, belum lihat tidak boleh percaya. Seperti dalam rukun iman, Ayah Pin mengaku :-

i. Percaya kepada Allah ialah dengan kita kenal atau cam dia.

ii. Beriman kepada Rasul ialah dengan cara berjumpa dengan Rasul-Rasul.

iii. Kitab Al-Quran adalah cantuman daripada empat kitab.

iv. Malaikat dijadikan daripada Nur Muhammad dan malaikat seperti manusia.

v. Ayah Pin tidak percaya adanya langit dan bumi digulung atau dihancurkan pada hari kiamat sebab belum berjumpa lagi.

vi. Pegangan Ayah Pin ialah setelah dia buat semua, dapatlah Qada’ dan Qadar masing-masing bahagian.

Posted in Uncategorized | 14 Komen